Keheula: Business

Hot

Post Top Ad

Tampilkan postingan dengan label Business. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Business. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Agustus 2017

Lenyap, gara-gara RIBA

Senin, Agustus 07, 2017 0

Perusahaan besar yg memiliki 1100 karyawan pun HANCUR OLEH RIBA !!!!

Terlilit Hutang dari 35 Kreditur ...

Legenda "Jamu" yg berusia kurang lebih
satu abad ...
Lenyap, gara-gara RIBA ...
____________________

*NYONYA MENEER...*

*Dinyatakan Pailit ....*
*Dan kemudian menutup usahanya ....*
***********

Nyonya Meneer sudah lelah berdiri. Bayangkan,  nyonya ini berdiri sejak 1919.  Artinya sudah 98 tahun beliau berdiri.  Pasti capeknya luar biasa.

Perusahaan jamu Nyonya Meneer ini dinyatakan pailit. Bangkrut. Gukung tikar saat buruhnya mencapai 1.100 orang.  Saat ribuan orang barangkali masih menggunakan produk jamunya. Saat jutaan orang masih mengingat logonya, perempuan berkebaya Cina bersanggul Jawa, tulisan berdiri sejak 1919, bersama kenangan masa lalunya.  Termasuk saya.

Nyonya Meneer adalah legenda Law Ping Nio,  perempuan blasteran Cina - Jawa,  kelahiran Sidoarjo,  1895. Sebutan Meneer itu bukan karena ada darah Belanda dalam dirinya.  Tapi ibunya, perempuan Jawa itu saat hamilnya kerap mengemil menir,  butiran beras halus sisa tumbukan padi. Saat Law Ping Nio lahir, ibunya meyebutnya menir.

Ibunya, perempuan Jawa ini mengajarinya membuat jamu-jamuan dari berbagai ramuan. Dia terus belajar meracik jamu setiap hari di usia remajanya. Tak ada sakit yang tak ada obatnya.Tak ada obat yang sulit ditemukan. Sekitar kita adalah obat. Ini kataku,  bukan Tuan Meneer hehehe

Di usia 17 tahun,  Nio dinikahkan dengan lelaki Cina asal Semarang,  pedagang muda bernama Ong Bian Wan. Hijrah dia dari Sidoarjo ke Semarang.

Ibunya,  perempuan Jawa itu melepaskannya. Nio berurai air mata. Masih muda usia dia. Tapi ia mengingat selalu didikan ibunya,  sejak kanak-kanak telah diajarkannya merawat rumah,  kerja rumah tangga,  dan memelihara tanaman obat.

Satu kala,  suaminya sakit perut bukan kepalang.  Ususnya serasa dipelintir seperti untir-untir. Dalam paniknya,  Nio membuat ramuan jamu penyembuh sakit perut resep ibunya.  Zaman itu tak ada WhatsApp atau Line sehingga ia bisa bertanya kepada ibunya dengan mudah,  Nio mengandalkan daya ingatnya. Racikannya ternyata berhasil. Sakit perut melilit suaminya sembuh.

Mulut ke mulut,  tersebar di sekitar rumahnya,  ia bisa mengobati orang sakit dengan jamu.  Sakit demam, sakit perut, sakit kepala,  masuk angin,  ibu habis bersalin dan lainnya minggat karena jamunya.

Nio mengantarkan jamu pesanan dari rumah ke rumah. Dia sendiri yang membuatnya. Tak malu,  tak sungkan.

Tahun 1919, Nio mulai membuat jamu yang dipasarkan.  Diberinya foto dirinya.  mereknya Tjap Portret Njonja Meneer. Djamu Habis Beranak,  produk pertamanya.  Dan seterusnya. Dan seterusnya. Berbagai jamu buatannya menjadi andalan di banyak rumah tangga, terutama bagi perempuan dan anak-anak.  Naluri pwrempuannya pun bicara.  Jauh sebelum Indonesia merdeka.  Jauh sebelum ada kementerian kesehatan.  Jauh lagi sebelum ada kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Nyonya Meneer sudah beraksi.

Hidup Nyonya Meneer tak selamanya mulus, banyak rintangan dalam bisnisnya, dalam keluarganya. Ia terus berjalan tak mudah dipatahkan. Warisan kejayaan perusahaan jamu ditinggalkannya pada 1978,  Nyonya Meneer meninggal.  Nio berpulang.

Kedua kalinya Nio "meninggal" awal Agustus ini,  perusahaan yang dirintis susah payah dinyatakan pailit, terjerat utang, berhenti di generasi ketiganya.

Entah sudah berapa banyak orang disembuhkan sakitnya berkat ramuan dan racikannya. Hampir 100 tahun ini.  Bayangkan.

Kalau saja saya Presiden,  saya akan segera perintahkan ambil alih perusahaan ini. Bukan saja soal ribuan pegawai yang perlu diselamatkan, tapi Nyonya Meneer tak boleh hilang karena ini salah satu catatan peradaban pengobatan Nusantara modern,  legenda usaha pribumi jauh sebelum proklamasi, pengakuan terhadap kehebatan perempuan bernama Nio berayah Cina dan Ibu Jawa dan segala macam sisi heroik lainnya.

Saya akan tunjuk Menteri Khusus Jamu Indonesia.  Nyonya Meneer harus berdiri seribu tahun lagi,  kalau capek,  gantian memijatnya. Bagus membangun infrastruktur, menara gading dibuat di mana-mana, tak ada salahnya terus menguatkan posisi politik agar berkuasa terus, tapi lebih bagus juga tak lupa sejarah terkecil dari negeri ini,  tukang jamu. Kecil saja tak muluk.

Sayang saya bukan siapa-siapa. Jadi mohon maaf saya tak bisa telepon Anda sebagai calon Menteri Jamu Indonesia.  Saya berduka Nyonya Meneer meninggal dan kemudian akan hilang dari khasanah bangsa ini pelan-pelan. Saya menulis ini sambil mengolesi sisa minyak telon Cap Nyonya Meneer. Beberapa tetes.  Sisa terakhir.  Kemudian habis terbuang.

Nyonya Meneer menyerah.
***********

RIBA = Terlilit Hutang dari 35 Kreditur

*Masih percaya mengembangkan usaha dengan riba ?*
Read More

Minggu, 31 Januari 2016

Kebiasaan Yang Diulang

Minggu, Januari 31, 2016 0

Di Tiongkok pada zaman dahulu kala, hidup seorang panglima perang yang terkenal karena memiliki keahlian memanah yang tiada tandingannya. Suatu hari, sang panglima ingin memperlihatkan keahliannya memanah kepada rakyat. Lalu diperintahkan kepada prajurit bawahannya agar menyiapkan papan sasaran serta 100 buah anak panah.
Setelah semuanya siap, kemudian Sang Panglima memasuki lapangan dengan penuh percaya diri, lengkap dengan perangkat memanah di tangannya.
Panglima mulai menarik busur dan melepas satu persatu anak panah itu ke arah sasaran. Rakyat bersorak sorai menyaksikan kehebatan anak panah yang melesat! Sungguh luar biasa! Seratus kali anak panah dilepas, 100 anak panah tepat mengenai sasaran.
Dengan wajah berseri-seri penuh kebanggaan, panglima berucap, "Rakyatku, lihatlah panglimamu! Saat ini, keahlian memanahku tidak ada tandingannya. Bagaimana pendapat kalian?"
Di antara kata-kata pujian yang diucapkan oleh banyak or
... baca selengkapnya di Kebiasaan Yang Diulang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Read More

Rabu, 06 Januari 2016

Usaha Membeli Laptop

Rabu, Januari 06, 2016 0

Fia sangat ingin mempunyai Laptop. Tapi, dia tidak tau bagaimana dia bisa membelinya. Fia adalah anak dari orangtua yang hidup sederhana, tidak miskin dan tidak pula kaya. Fia tau harga Laptop itu sangatlah mahal. Maka dari itu, Fia tidak berani mengungkapkan keinginannya kepada orangtuanya, karena uang yang orangtua Fia usahakan untuk hidup keluarga itu bisa habis.
Pagi yang cerah, Fia sudah siap untuk berangkat sekolah menuntut ilmu. Setelah Fia sampai di sekolah, dia bertemu dengan sahabat baiknya yaitu, Tata.
“Hey, Fia!” seru Tata saat bertemu
“Hey” balas Fia singkat
“Kenapa? kok kayak ada sesuatu?” tanya Tata yang melihat Fia tidak terlalu bersemangat
“Jadi gini Ta, aku ini menginginkan sebuah Laptop” jawab Fia
“Mmmm, mungkin aku bisa bantu” ucap Tata sambil berpikir
“Aha!” ucap Tata pertanda ada ide
“Nanti, aku kasih tau pas pulang sekolah” ucap Tata lagi.
Waktu berlalu, “Krriiing” bunyi bel sekolah pertanda waktu sekolah usai. Fia cepat-cepat mencari Tata karena penasaran.
“Hey, Tata!” ucap Fia ngos-ngosan karena habis berlari
“Haha, penasaran ya?” balas Tata dengan tertawa
“Iya” ucap Fia
“Ide aku, gimana kalau kamu ikut lomba masak?” ucap Tata
“Mmm, gimana ya? tapi aku gak bisa masak” bal
... baca selengkapnya di Usaha Membeli Laptop Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Read More

Selasa, 05 Januari 2016

Akhir Sebuah Pesta

Selasa, Januari 05, 2016 0

Seorang teman dengan penuh rasa sedih bercerita tentang pengalaman hidupnya yang membuatnya sakit. Setelah diam penuh keraguan, akhirnya ia mampu membuka mulut menuturkan kisahnya;
?Seorang teman yang saya kagumi secara tiba-tiba tanpa alasan yang saya ketahui kini berubah sikap. Dulu kami biasa bersama-sama, bermain bersama, daki bukit bersama, atau makan bersama. Saya berusaha mengingat lagi semua percakapan kami di saat-saat yang telah lewat, berusaha demi langit dan bumi mencari alasan yang membuat persahabatan kami menjadi sekian renggang pada akhir-akhir ini. Aku berusaha menemukan dan menghilangkan batu sandungan yang ada di antara kami. Namun semakin aku berusaha semakin pikiranku menjadi gelap. Indahnya persahabatan yang telah dibangun kini berada di pinggir jurang terjal.
Temanku seakan telah mengepak sisa-sisa persabatan kami dan kini disimpannya secara rapi di dalam sebuah kotak yang tak akan pernah dibuka lagi. Berhadapan dengan kenyataan ini, ada jutaan kata dan rasa di dada ini yang tak dapat aku ucapkan. Setiap kali ketika aku membongkar lagi kenangan masa silam, ketika aku melihat lagi foto-foto kenangan yang penuh tawa dan ria, bathinku serasa semapin pedih. Namun temanku tetap s
... baca selengkapnya di Akhir Sebuah Pesta Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Read More

Selasa, 15 Desember 2015

Membangun Spirit Keberhasilan

Selasa, Desember 15, 2015 0

Di sekolah kehidupan kita menyaksikan bahwa setiap manusia di dorong oleh suatu keinginan untuk maju, untuk bertumbuh, untuk berkembang, untuk meraih apa yang dipahaminya sebagai kesempurnaan atau kesuksesan hidup. Dorongan untuk mencapai kesempurnaan atau kesuksesan hidup itu saya sebut sebagai spirit keberhasilan [the spirit of success], karena hemat saya dorongan tersebut bersifat spiritual. Dan spirit keberhasilan itu ada dalam diri setiap anak manusia sebagai pertanda bahwa ia adalah mahluk spiritual, disamping tentu saja mahluk bio-sosio-psikologis.
Spirit keberhasilan ini sangat jelas terlihat dalam diri anak-anak batita-balita. Hampir tanpa pengecualian, anak-anak batita-balita bicara tentang keinginannya, tentang cita-citanya, tentang masa depannya. Dan hampir tanpa mempertimbangkan latar belakang sosial ekonomi orangtuanya, anak-anak itu berbicara tentang hal-hal yang “besar”. Ada yang ingin jadi pilot, ada yang ingin jadi penyanyi terkenal, ada yang ingin jadi dokter, ada yang ingin jadi pengusaha kaya, ada yang ingin jadi insinyur, ada yang ingin jadi menteri, bahk
... baca selengkapnya di Membangun Spirit Keberhasilan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Read More

Post Top Ad