Keheula

Hot

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 07 Agustus 2017

Lenyap, gara-gara RIBA

Senin, Agustus 07, 2017 0

Perusahaan besar yg memiliki 1100 karyawan pun HANCUR OLEH RIBA !!!!

Terlilit Hutang dari 35 Kreditur ...

Legenda "Jamu" yg berusia kurang lebih
satu abad ...
Lenyap, gara-gara RIBA ...
____________________

*NYONYA MENEER...*

*Dinyatakan Pailit ....*
*Dan kemudian menutup usahanya ....*
***********

Nyonya Meneer sudah lelah berdiri. Bayangkan,  nyonya ini berdiri sejak 1919.  Artinya sudah 98 tahun beliau berdiri.  Pasti capeknya luar biasa.

Perusahaan jamu Nyonya Meneer ini dinyatakan pailit. Bangkrut. Gukung tikar saat buruhnya mencapai 1.100 orang.  Saat ribuan orang barangkali masih menggunakan produk jamunya. Saat jutaan orang masih mengingat logonya, perempuan berkebaya Cina bersanggul Jawa, tulisan berdiri sejak 1919, bersama kenangan masa lalunya.  Termasuk saya.

Nyonya Meneer adalah legenda Law Ping Nio,  perempuan blasteran Cina - Jawa,  kelahiran Sidoarjo,  1895. Sebutan Meneer itu bukan karena ada darah Belanda dalam dirinya.  Tapi ibunya, perempuan Jawa itu saat hamilnya kerap mengemil menir,  butiran beras halus sisa tumbukan padi. Saat Law Ping Nio lahir, ibunya meyebutnya menir.

Ibunya, perempuan Jawa ini mengajarinya membuat jamu-jamuan dari berbagai ramuan. Dia terus belajar meracik jamu setiap hari di usia remajanya. Tak ada sakit yang tak ada obatnya.Tak ada obat yang sulit ditemukan. Sekitar kita adalah obat. Ini kataku,  bukan Tuan Meneer hehehe

Di usia 17 tahun,  Nio dinikahkan dengan lelaki Cina asal Semarang,  pedagang muda bernama Ong Bian Wan. Hijrah dia dari Sidoarjo ke Semarang.

Ibunya,  perempuan Jawa itu melepaskannya. Nio berurai air mata. Masih muda usia dia. Tapi ia mengingat selalu didikan ibunya,  sejak kanak-kanak telah diajarkannya merawat rumah,  kerja rumah tangga,  dan memelihara tanaman obat.

Satu kala,  suaminya sakit perut bukan kepalang.  Ususnya serasa dipelintir seperti untir-untir. Dalam paniknya,  Nio membuat ramuan jamu penyembuh sakit perut resep ibunya.  Zaman itu tak ada WhatsApp atau Line sehingga ia bisa bertanya kepada ibunya dengan mudah,  Nio mengandalkan daya ingatnya. Racikannya ternyata berhasil. Sakit perut melilit suaminya sembuh.

Mulut ke mulut,  tersebar di sekitar rumahnya,  ia bisa mengobati orang sakit dengan jamu.  Sakit demam, sakit perut, sakit kepala,  masuk angin,  ibu habis bersalin dan lainnya minggat karena jamunya.

Nio mengantarkan jamu pesanan dari rumah ke rumah. Dia sendiri yang membuatnya. Tak malu,  tak sungkan.

Tahun 1919, Nio mulai membuat jamu yang dipasarkan.  Diberinya foto dirinya.  mereknya Tjap Portret Njonja Meneer. Djamu Habis Beranak,  produk pertamanya.  Dan seterusnya. Dan seterusnya. Berbagai jamu buatannya menjadi andalan di banyak rumah tangga, terutama bagi perempuan dan anak-anak.  Naluri pwrempuannya pun bicara.  Jauh sebelum Indonesia merdeka.  Jauh sebelum ada kementerian kesehatan.  Jauh lagi sebelum ada kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Nyonya Meneer sudah beraksi.

Hidup Nyonya Meneer tak selamanya mulus, banyak rintangan dalam bisnisnya, dalam keluarganya. Ia terus berjalan tak mudah dipatahkan. Warisan kejayaan perusahaan jamu ditinggalkannya pada 1978,  Nyonya Meneer meninggal.  Nio berpulang.

Kedua kalinya Nio "meninggal" awal Agustus ini,  perusahaan yang dirintis susah payah dinyatakan pailit, terjerat utang, berhenti di generasi ketiganya.

Entah sudah berapa banyak orang disembuhkan sakitnya berkat ramuan dan racikannya. Hampir 100 tahun ini.  Bayangkan.

Kalau saja saya Presiden,  saya akan segera perintahkan ambil alih perusahaan ini. Bukan saja soal ribuan pegawai yang perlu diselamatkan, tapi Nyonya Meneer tak boleh hilang karena ini salah satu catatan peradaban pengobatan Nusantara modern,  legenda usaha pribumi jauh sebelum proklamasi, pengakuan terhadap kehebatan perempuan bernama Nio berayah Cina dan Ibu Jawa dan segala macam sisi heroik lainnya.

Saya akan tunjuk Menteri Khusus Jamu Indonesia.  Nyonya Meneer harus berdiri seribu tahun lagi,  kalau capek,  gantian memijatnya. Bagus membangun infrastruktur, menara gading dibuat di mana-mana, tak ada salahnya terus menguatkan posisi politik agar berkuasa terus, tapi lebih bagus juga tak lupa sejarah terkecil dari negeri ini,  tukang jamu. Kecil saja tak muluk.

Sayang saya bukan siapa-siapa. Jadi mohon maaf saya tak bisa telepon Anda sebagai calon Menteri Jamu Indonesia.  Saya berduka Nyonya Meneer meninggal dan kemudian akan hilang dari khasanah bangsa ini pelan-pelan. Saya menulis ini sambil mengolesi sisa minyak telon Cap Nyonya Meneer. Beberapa tetes.  Sisa terakhir.  Kemudian habis terbuang.

Nyonya Meneer menyerah.
***********

RIBA = Terlilit Hutang dari 35 Kreditur

*Masih percaya mengembangkan usaha dengan riba ?*
Read More

Cara Menangkap Nyamuk Dalam Botol Secara Alami Tanpa Racun

Senin, Agustus 07, 2017 0
Ayo ajak warga bikin & pasang larvitrap ini.. Biar jadi keluarga yg bebas dari demam berdarah..
Nyamuk cukup mengganggu dan sangat berbahaya sebagai penyebar berbagai penyakit mematikan. Cairan pembunuh serangga di pasaran kurang efisien dan bahkan membawa dampak sampingan yang serius.

Berikut ini cara MUDAH dan MURAH yang bisa dicoba.

Cocok untuk segala kondisi pemukiman, sekolah, rumah sakit, dll. Sangat KREATIF bila dikenalkan pada para siswa sekolah untuk dicoba di sekolah dan di rumah masing-masing.

*Yang dibutuhkan :*

– 200 ml air
– 50 gram gula merah
– 1 gram ragi (beli di toko makanan kesehatan, warung, atau pasar)
– botol plastik 1,5 liter

*Langkah-langkah pembuatan*

🔹1. Potong botol plastik di tengah. Simpan bagian atas /mulut botol.
🔹2. Campur gula merah dengan air panas. Biarkan hingga dingin dan kemudian tuangkan di separuh bagian potongan bawah botol.
🔹3. Tambahkan ragi. Tidak perlu diaduk.  Ini akan menghasilkan karbon-dioksida.
🔹4. Pasang / masukkan potongan botol bagian atas dengan posisi terbalik seperti corong.
🔹5. Bungkus botol dengan sesuatu yang hitam, kecuali bagian atas, dan diletakkan di beberapa sudut rumah Anda. Dalam dua minggu, Anda akan melihat jumlah nyamuk yang mati di dalam botol.

Selain membersihkan habitat mereka, tempat berkembang biak nyamuk, kita dapat
menggunakan metode sangat berguna ini di sekolah-sekolah, TK, rumah sakit dan rumah tinggal.

Selengkapnya silahkan buka link di bawah ini ...👇
https://bas28.wordpress.com/2011/11/20/cara-menangkap-nyamuk-dalam-botol-secara-alami-tanpa-racun/

Ayo kita bersihkan Nyamuk di rumah kita masing-masing dengan cara sederhana tapi hasilnya aduhai !

Kurangilah Resiko Demam Berdarah, Zika, Malaria dan lainnya !


*Cara Menangkap Nyamuk Dalam Botol Secara Alami Tanpa Racun*

Nyamuk cukup mengganggu dan sangat berbahaya sebagai penyebar berbagai penyakit mematikan.

Cairan pembunuh serangga di pasaran kurang efisien dan bahkan membawa dampak sampingan yang serius.

Berikut ini cara MUDAH dan MURAH yang bisa dicoba.

Cocok untuk segala kondisi pemukiman, sekolah, rumah sakit, dll.

Sangat KREATIF bila dikenalkan pada para siswa sekolah untuk dicoba di sekolah dan di rumah masing-masing.

*Yang dibutuhkan :*

– 200 ml air

– 50 gram gula merah

– 1 gram ragi (beli di toko makanan kesehatan, warung, atau pasar)

– botol plastik 1,5 liter

*Langkah-langkah pembuatan*

🔹1. Potong botol plastik di tengah. Simpan bagian atas /mulut botol.

🔹2. Campur gula merah dengan air panas. Biarkan hingga dingin dan kemudian tuangkan di separuh bagian potongan bawah botol.

🔹3. Tambahkan ragi. Tidak perlu diaduk.  Ini akan menghasilkan karbon-dioksida.

🔹4. Pasang / masukkan potongan botol bagian atas dengan posisi terbalik seperti corong.

🔹5. Bungkus botol dengan sesuatu yang hitam, kecuali bagian atas, dan diletakkan di beberapa sudut rumah Anda.

Dalam dua minggu, Anda akan melihat jumlah nyamuk yang mati di dalam botol.

Selain membersihkan habitat mereka, tempat berkembang biak nyamuk, kita dapat
menggunakan metode sangat berguna ini di sekolah-sekolah, TK, rumah sakit dan rumah tinggal.

Selengkapnya silahkan buka link di bawah ini ...👇

Ayo kita bersihkan Nyamuk di rumah kita masing-masing dengan cara sederhana tapi hasilnya aduhai !

Kurangilah Resiko Demam Berdarah, Zika, Malaria dan lainnya !

https://bas28.wordpress.com/2011/11/20/cara-menangkap-nyamuk-dalam-botol-secara-alami-tanpa-racun/

_Share pada semua teman-teman di lingkungan Rumah anda masing-masing._

_Semoga berhasil & kita hidup Sehat !_
Sutedjo Bin Salkas, [07.08.17 09:45]

Read More

Perbanyak sholawat: GARAM

Senin, Agustus 07, 2017 2


Nabi Muhammad Shalallahi wa'alaihi wasalam  bersabda : "Sebaik-baik lauk adalah garam" (Al-Baihaqi).                      

SEBAIK BAIK LAUK ADALAH GARAM.                                                
Seakan-akan bertentangan dengan dunia medis saat ini yang mengatakan bahwa makan garam bisa menyebabkan berbagai penyakit seperti darah tinggi, dehidrasi, keropos tulang dan penyakit empedu, namun hal itu tidak akan terjadi jika Anda mengetahui cara mengkonsumsi garam dengan baik dan secara benar. Sesuai Sunnah Rasul.

🍒 Begini Cara Mengkonsumsi Garam Agar Terhindar Dari Penyakit (Ala Rasul)

Jadi sesuai dengan hadist diatas yang menyatakan Garam bukanlah penyebab penyakit,
tapi malah obat yang paling mujarab seandainya digunakan dengan cara yang betul.

🔑Kuncinya adalah

 *GARAM TIDAK BOLEH DIMASAK !!!*.                    

Ingat tidak boleh dimasak !!!

❌Kesalahan kita (kebanyakan orang Indonesia) ialah kita memasak garam yaitu memasukkan garam ke dalam masakan ketika masakan sedang MENDIDIH/ PANAS.
Hal tersebut akan menyebabkan garam menjadi racun/toksik… Jika garam dimasak dengan cara di atas, garam akan menyebabkannya ber-asid dan membahayakan kesehatan serta mengundang berbagai penyakit, selain itu kandungan yodium pada garam juga akan hilang dengan percuma. Ingat yodium sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita.

✅ Begini Cara yang betul penggunaan garam agar garam benar-benar menjadi obat bagi Anda, bukan Penyakit :

1⃣. Masaklah makanan yang ingin dimasak sehingga selesai. Contohnya: sayur – masukkan garam dalam masakan apabila makanan dan airnya sudah berangsur dingin,atau dalam keadaan dingin.

2⃣. Ingat  makanan yang dimasak harus tanpa garam ingat tanpa garam !!!!!

Selagi makan, sediakan semangkuk garam dan taburkan di atas makanan yang ingin dimakan sesuai selera masing2.
Garam adalah mineral bagi tubuh, “Banyak amalan yang dilakukan oleh para Salafus soleh ialah dengan mengambil garam sebelum memulai makan”

Garam digunakan sebagai pembuka makan dengan mengambilnya dengan ujung jari dan dimasukkan ke mulut.

INGAT GARAM ADALAH MINERAL !!!!            

Kelebihannya atau manfaatnya mengkonsumsi garam antara lain ialah:

 🌹Mengobati lebih dari 70 penyakit, antara lain Darah tinggi, Diabetes, Tulang keropos, Gondokan, Pusing sakit kepala dll serta tidak akan mengalami keadaan mati mendadak.

Silakan sebarkan, sekiranya anda ingin orang-orang yang anda cintai menjadi sehat.

⛔️Berbagai penyakit yang disinyalir timbul akibat garam seperti gejala jantung dan tekanan darah tinggi adalah akibat dari penggunaan garam yang salah.
Karena kalau memasak jangan dikasih garam.. Ingat garam jangan dimasak.

Insyaallah penyakit darah tinggi,  jantung   bisa dihindari dengan cara makan yg baik.

Jadi kesimpulannya yg benar garam itu adanya dimeja makan bukan didapur.

MARILAH BERUBAH AGAR SEHAT SEMUA, insyaAllah.
ORANG BULE LEBIH AWAL MENGGUNAKAN GARAM SELALU DI MEJA.

Wallahu'alam.

💕Semoga bermanfaat.🙏
Tareem lovers
Sutedjo Bin Salkas, [07.08.17 08:35]

Read More

THE SCARY KHILAFAH

Senin, Agustus 07, 2017 0


Oleh: Emha Ainun Nadjib

Kenapa dunia begitu ketakutan kepada Khilafah? Yang salah visi Khilafahnya ataukah yang menyampaikan Khilafah kepada dunia? Sejak 2-3 abad yang lalu para pemimpin dunia bersepakat untuk memastikan jangan pernah Kaum Muslimin dibiarkan bersatu, agar dunia tidak dikuasai oleh Khilafah.  Maka pekerjaan utama sejarah dunia adalah: dengan segala cara memecah belah Kaum Muslimin. Kemudian, melalui pendidikan, media dan uang, membuat Ummat Islam tidak percaya kepada Khilafah, AlQur`an dan Islam. Puncak sukses peradaban dunia adalah kalau Kaum Muslimin, dengan hati dan pikirannya, sudah memusuhi Khilafah. Hari ini di mata dunia, bahkan di pandangan banyak Kaum Muslimin sendiri: Khilafah lebih terkutuk dan mengerikan dibanding Komunisme dan Terorisme. Bahkan kepada setan dan iblis, manusia tidak setakut kepada Khilafah.

Perkenankan saya mundur dua langkah dan mencekung ke spektrum kecil. Juga maaf-maaf saya menulis lagi tentang Khilafah. Ini tahadduts binni’mah, berbagi kenikmatan. Banyak hal yang membuat saya panèn hikmah, pengetahuan, ilmu dan berkah. Misalnya saya tidak tega kepada teman-teman yang mengalami defisit masa depan karena kalap dan menghardik dan mengutuk-ngutuk tanpa kelengkapan pengetahuan. Sementara saya yang memetik laba ilmu dan berkahnya.

Ummat manusia sudah berabad-abad melakukan penelitian atas alam dan kehidupan. Maka mereka takjub dan mengucapkan “Robbana ma kholaqta hadza bathila”. Wahai Maha Pengasuh, seungguh tidak sia-sia Engkau menciptakan semua ini. Bahkan teletong Sapi, menjadi pupuk. Sampah-sampah alam menjadi rabuk. Timbunan batu-batu menjadi mutiara. Penjajahan melahirkan kemerdekaan. Kejatuhan menghasilkan kebangkitan. Penderitaan memberi pelajaran tentang kebahagiaan.

Saya juga tidak tega kepada teman-teman yang anti-Khilafah. Tidak tega mensimulasikan nasibnya di depan Tuhan. Sebab mereka menentang konsep paling mendasar yang membuat-Nya menciptakan manusia. Komponen penyaringnya dol: anti HTI berarti anti Khilafah. Lantas menyembunyikan pengetahuan bahwa anti Khilafah adalah anti Tuhan. “Inni ja’ilun fil ardli khalifah”. Sesungguhnya aku mengangkat Khalifah di bumi. Ketika menginformasikan kepada para staf-Nya tentang makhluk yang Ia ciptakan sesudah Malaikat, jagat raya, Jin dan Banujan, yang kemudian Ia lantik – Tuhan tidak menyebutnya dengan “Adam” atau “Manusia”, “Insan”, “Nas” atau “makhluk hibrida baru”, melainkan langsung menyebutnya Khalifah. Bukan sekadar “Isim” tapi juga langsung “Af’al”.

Konsep Khilafah dengan pelaku Khalifah adalah bagian dari desain Tuhan atas kehidupan manusia di alam semesta. Adalah skrip-Nya, visi missi-Nya, Garis Besar Haluan Kehendak-Nya. Khilafah adalah UUD-nya Allah swt. Para Wali membumikannya dengan mendendangkan: di alam semesta atau al’alamin yang harus dirahmatkan oleh Khilafah manusia, adalah “tandure wis sumilir, tak ijo royo royo, tak sengguh temanten anyar”. Tugas Khalifah adalah “pènèkno blimbing kuwi”. Etos kerja, amal saleh, daya juang upayakan tidak mencekung ke bawah: “lunyu-lunyu yo penekno”. Selicin apapun jalanan di zaman ini, terus panjatlah, terus memanjatlah, untuk memetik “blimbing” yang bergigir lima.

Khilafah adalah desain Tuhan agar manusia mencapai “keadilan sosial”, “gemah ripah loh jinawi”, “rahmatan lil’alamin” atau “baldatun thayyibatun wa Rabbun Ghofur”. Apanya yang ditakutkan? Apalagi Ummat Islam sudah terpecah belah mempertengkarkan hukum kenduri dan ziarah kubur, celana congklang dan musik haram, atau Masjid jadi ajang kudeta untuk boleh tidaknya tahlilan dan shalawatan. Mungkin butuh satu milenium untuk mulai takut kepada “masuklah ke dalam Islam sepenuh-penuhnya dan bersama-sama”. Itu pun sebenarnya tidak menakutkan. Apalagi dunia sekarang justru diayomi oleh “udkhulu fis-silmi kaffah”: masuklah ke dalam Silmi sejauh kemampuanmu untuk mempersatukan dan membersamakan.

Hari-hari ini jangan terlalu tegang menghadapi Kaum Muslimin. Kenduri yang dipertentangkan adalah kenduri wèwèh ambengan antar tetangga, bukan kenduri pasokan dana nasional. Toh juga dengan pemah aman ilmu yang tanpa anatomi, banyak teman mengidentikkan dan mempersempit urusan Khilafah dengan Hizbut Tahrir. HTI sendiri kurang hati-hati mewacanakan Khilafah sehingga dunia dan Indonesia tahunya Khilafah adalah HTI, bukan Muhammadiyah atau lainnya. Padahal HT maupun HTI bukan penggagas Khilafah, bukan pemilik Khilafah dan bukan satu-satunya kelompok di antara ummat manusia yang secara spesifik ditugasi oleh Allah untuk menjadi Khalifah.

Setiap manusia dilantik menjadi Khalifah oleh Allah. Saya tidak bisa menyalahkan atau membantah Allah, karena kebetulan bukan saya yang menciptakan gunung, sungai, laut, udara, tata surya, galaksi-galaksi. Bahkan saya tidak bisa menyuruh jantung saya berdetak atau stop. Saya tidak mampu membangunkan diri saya sendiri dari tidur. Saya tidak sanggup memuaikan sel-sel tubuh saya, menjadwal buang air besar hari ini jam sekian, menit kesekian, detik kesekian. Bahkan cinta di dalam kalbu saya nongol dan menggelembung begitu saja, sampai seluruh alam semesta dipeluknya -- tanpa saya pernah memprogramnya.

Jadi ketika Tuhan bilang “Jadilah Pengelola Bumi”, saya tidak punya pilihan lain. Saya hanya karyawan-Nya. Allah Big Boss saya. Meskipun dia kasih aturan dasar “fa man syaa falyumin, wa man sya`a falyakfur”, yang beriman berimanlah, yang ingkar ingkarlah – saya tidak mau kehilangan perhitungan. Kalau saya menolak regulasi Boss, saya mau kerja di mana, mau kos di mana, mau pakai kendaraan apa, mau bernapas dengan udara milik siapa. Apalagi kalau saya tidur dengan istri, Tuhan yang berkuasa membuatnya hamil. Bukan saya. Saya cuma numpang enak sebentar.

Hal-hal seperti itu belum cukup mendalam dan rasional menjadi kesadaran individual maupun kolektif Kaum Muslimin. Jadi, wahai dunia, apa yang kau takutkan dari Khilafah? Andaikan Khilafah terwujud, kalian akan diayomi oleh rahmatan lil’alamin. Andaikan ia belum terwujud, sampai hari ini fakta di muka bumi belum dan bukan Khilafah, melainkan masih Kaum Muslimin. Bahkan di pusatnya sana Islam tidak sama dengan Arab. Arab tidak sama dengan Saudi. Saudi tidak sama dengan Quraisy. Quraisy tidak sama dengan Badwy. Apa yang kau takutkan? Wahai dunia, jangan ganggu kemenanganmu dengan rasa takut kepada fatamorgana. ***

Sumber: https://www.caknun.com/2017/the-scary-khilafah/
Sutedjo Bin Salkas, [07.08.17 07:38]

Read More

Sabtu, 10 September 2016

Meningkatkan Rasa Syukur

Sabtu, September 10, 2016 0

“O Lord! that lends me life, Lend me a heart replete with thankfulness! – Oh Tuhan yang telah memberiku kehidupan, Berikanlah hamba hati yang penuh dengan rasa syukur!” ~ William Shakespeare (1564-1616) Penyair, Penulis Drama, dan Seniman  Realitas yang kita hadapi memang seringkali tidak sesuai dengan harapan. Banyak impian yang belum terwujudkan sesuai dengan keinginan. Tekanan dan tantangan hidup kian memancing kita untuk lebih sering mengeluh daripada bersyukur. Berikut ini kisah yang menginspirasi agar kita meningkatkan rasa syukur.  Diceritakan tentang seorang pengemis buta. Ia memegang sebuah papan kecil. “Saya buta, tolong bantuan!” bunyi tulisan itu. Sedihnya, banyak orang yang sudah berlalu lalang di depannya, tetapi sangat sedikit orang yang rela membagikan recehan mereka kepada pengemis tersebut.  Seorang pemuda memAndang penuh iba, lalu berinisiatif mengganti tulisan di papan tulis tersebut. Tak berselang lama, hampir semua orang yang lewat selalu membagikan uang mereka. Sungguh dahsyat kekuatan kalimat yang ditulis pemuda itu sehingga membuat hati banyak orang tersentuh. “Hari ini sangat indah sekali, tapi saya tidak bisa lihat,” itulah bunyi kalimat tersebut yang penuh dengan rasa syukur.

Dari kisah tersebut s ... baca selengkapnya di Meningkatkan Rasa Syukur Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Read More

Sabtu, 03 September 2016

Wiro Sableng #116 : Hantu Selaksa Angin

Sabtu, September 03, 2016 0

WIRO SABLENG


Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
Episode : PETUALANGAN WIRO DI LATANAHSILAM

SENGATAN sinar matahari di wajah dan sekujur badannya menyadarkan Pendekar 212 Wiro Sableng. Perlahan-lahan dia buka kedua matanya tapi serta merta dipicingkan kembali, tak tahan oleh silaunya cahaya matahari. Sambil melindungi matanya dengan tangan kiri Wiro mencoba bangkit dan duduk di tanah.

"Ampun, sekujur tubuhku sakit bukan main. Tulangtulang serasa copot. Kepalaku mendenyut tak karuan. Apa yang terjadi dengan diriku...?" Wiro buka kembali sepasang matanya. Lalu memandang berkeliling. Dia dapatkan dirinya berada di satu kawasan berbatu-batu di kaki sebuah bukit kecil. Pakaiannya kotor bahkan ada robekanrobekan di beberapa tempat. Lengan serta kakinya lecet. Ketika dia meraba kening sebelah kiri ternyata kening itu benjut cukup besar. Di depan sana dia melihat beberapa pohon besar bertumbangan. Semak belukar berserabutan dan bertebaran di mana-mana.

"Kaki bukit batu... Pohon-pohon tumbang... Sunyi. Di mana ini... Bagaimana aku bisa berada di tempat ini?" Wiro kembali memandang berkeliling. Dia coba mengingat-ingat sambil menggaruk kepala. Seperti diceritakan dalam episode terdahulu, "Rahasia Perkawinan Wiro", sebelum dinikahkan oleh Lamahila, si nenek juru nikah itu telah memberi minuman yang disebut Embun Murni kepada Wiro. Aki..... baca selengkapnya di Wiro Sableng #116 : Hantu Selaksa Angin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Read More

Rabu, 10 Agustus 2016

Disiplin Itu Penting Untuk Kehidupan

Rabu, Agustus 10, 2016 0

Hai teman-teman, namaku Siska Wati aku anak kedua dari tiga bersaudara, umurku sekarang 21 tahun, kebiasaan burukku terjadi ketika aku masih duduk di kelas 3 SMA, umurku waktu itu 18 tahun, kebiasaan burukku ialah sering datang terlambat ke sekolah, aku malas merapikan kamarku, dan aku selalu menunda-nunda mengerjakan PR dari sekolah. Oh.. iya teman-teman jangan tiru kebiasaanku yang buruk itu ya! Pasti teman-teman ingin mendengarkan lagi ceritaku yang lebih lanjut, begini ceritanya: Waktu itu, aku duduk di kelas 3 SMAN Karya Bangsa, hidupku tak begitu indah setiap hari, aku terus dimarahi oleh ibu karena hidupku yang tidak disiplin. Mulai dari kamarku yang berantakan, buku-buku di kamarku yang berserakan, dan baju-baju yang bertebaran, sampai bau kamarku tidak sedap. Aku malas untuk merapikan dan membersihkannya. Bukan hanya itu, ibuku juga sering marah karena aku selalu menunda-nunda mengerjakaan PR dari sekolah, aku paling benci dimarahi oleh bu guru karena aku sering datang terlambat. Aku tidak bisa mengubah kebiasaanku ini, walaupun ibu telah menasehatiku setiap hari dan mengajarkanku tentang kedisiplinan. Suatu malam mataku tidak bisa dipejamkan.Aku pun tertidur pada pukul 01.00 WIB.Paginya, pada pukul 05.30 WIB jam wekerku berdering, yang bu 
Read More

Rabu, 08 Juni 2016

Delapan Hadiah Terindah

Rabu, Juni 08, 2016 0

KEHADIRAN
Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yg tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir di hadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada di sampingnya, Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagiaan.

MENDENGAR
Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan sudah lama diketahui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan Anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penil
... baca selengkapnya di Delapan Hadiah Terindah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Read More

Post Top Ad